Friday, September 07, 2007

Dari Ketua Panitia HUT Parle

Syukur alhamdulillah, akhirnya sampai juga kita pada puncak acara. Serangkaian kerja keras yang selalu dihiasi perasaan cemas sudah seharusnya mendapatkan hasil buahnya: kegembiraan dalam rangka merayakan ulang tahun kedua anak kandung LPKP, tabloid Parle.

Hakikat ulang tahun adalah memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan anugerah umur. Seyogianya kita menghikmati pemberian itu dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat. Melalui cara kami yang sederhana ini, mudah-mudahan dapat diterima sebagai pencerahan. Terutama bagi kami, yang baru menapaki awal karier media massa.

Malam Festival Seni yang terselenggara malam ini bukanlah peristiwa mendadak. Ada proses yang tiap hari menunjukkan perubahan, perkembangan, oleh banyaknya masukan. Dimulai dengan keinginan untuk menggali kemampuan kaum muda dalam berkarya sastra dengan mengadakan lomba menulis cerita pendek. Gagasan ini disambut dengan usulan untuk memilih tema yang merangsang kesadaran peserta pada kecintaan terhadap tanah air dan kepedulian pada kondisi lingkungan. Boleh jadi ini mulia, meskipun acap menjadi bumerang karena sebuah tema memberikan beban pada kreativitas. Tetapi tantangan memang harus ditawarkan untuk sebuah kompetisi.

Lomba menulis cerpen yang berlangsung sepanjang dua bulan, secara terpisah akan dipertanggungjawabkan oleh Dewan Juri. Karya-karya para pemenang juga akan dibacakan oleh para seniwati peran yang selama ini kerap menghiasi layar televisi Anda. Pemberian hadiah bagi para pemenangnya sesungguhnya dapat dilakukan dengan cara paling praktis, tetapi akan lebih membanggakan apabila prestasi tersebut disaksikan oleh banyak orang. Demikianlah, rencana terus bergulir, sampai akhirnya penyerahan Parle Award menjadi salah satu mata-acara dalam perhelatan Malam Festival Seni.

Untuk memeriahkan acara syukuran ini, kami meminta sejumlah sahabat untuk tampil di atas panggung. Kami menyediakan ruang dan waktu dalam serangkaian keterbatasan, untuk masing-masing berekspresi. Mudah-mudahan susunan yang diolah berdasarkan materi penampilan akan hadir harmonis di proscenium ini.

Akhirnya, dalam kesempatan yang menyenangkan ini, kami menyampaikan terima kasih secara tulus dan mendalam kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan  ulang tahun tabloid Parle. Tidak ada gading yang tak retak, tentu kami mohon maaf apabila terdapat kekurangan di sana-sini. Pada dasarnya proses belajar tak pernah berhenti.

Selamat menikmati hiburan yang kami tampilkan pada Malam Festival Seni.

Salam, Kurnia Effendi