Thursday, February 08, 2007

Burung Kolibri Merah Dadu Book Launching

Klub Sastra Bentang mengundang Anda dalam acara peluncuran kumpulan cerita cinta Kurnia Effendi, Burung Kolibri Merah Dadu, pada tanggal 14 Februari 2007, jam 19.00 di MP Book Point, Jl. Puri Mutiara Raya 72, Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

*

Jadikan malam itu sebagai ajang bernostalgia Back to Eighties, silaturahmi antarkomunitas dan miliser (antara lain Apresiasi Sastra, komunitas Leo Kristi, FSRD ITB, Komunitas Sastra Indonesia, BungaMatahari, dll) untuk berbincang perkara cinta.

*

Mengapa cinta? Karena setiap penciptaan dan kehidupan mustahil tumbuh  tanpa cinta.

*

Acara ini dimeriahkan dengan senandung dan pembacaan cerpen bersama Feby Indirani, Reda Gaudiamo, Ari Malibu, Wulan Guritno, dan Anya Rompas. Pembahasan perjalanan pengarang disampaikan oleh Arya Gunawan dan Ryana Mustamin. Dihiasi happening art oleh Indra Gunadharma, dan sejumlah doorprize menunggu kehadiran Anda.

*

Bagi yang ingin menjadikan buku ini sebagai kado atau souvenir, dapat diperoleh di toko buku Jakarta, Bandung, Yogya, dan sekitarnya. Menyusul kota-kota lain di Indonesia.

 

 

 

 

2 Comments:

Blogger PennyLane said...

Betapa kagetnya saya membaca potongan puisi Burung Kolibri Merah Dadu di blog Dhika. Puisi yang pernah memukau saya, dulu, duluuu sekali, di Anita Cemerlang. Betapa mengharu biru ketika menemukan blog anda. Kurnia Effendi. Saya masih ingat dengan jelas nama anda. Bersama rekan penulis lain; Tina K, Djamini Faisal, Sanie B. Kuncoro, Arya Gunawan, Oryza Savitri (almh). Oh, saya dibuai gelombang nostalgi yang luar biasa kuat!
Sayang sekali saya ketinggalan acara peluncuran ini, padahal dekat dengan rumah saya. Pantas saja, tiap kali lewat MP, selalu ada sesuatu yang memanggil saya untuk turun dan masuk, tapi kesibukan selalu menafikannya dan membatalkan kunjungan saya.
Namun buku Kolibri toh sekarang sudah ada di tas saya, menemani kemana pun saya pergi. Menjadi benda ajaib yang selalu menghidupkan masa remaja saya. Menghadirkan kemudaan dan harapan yang tak pernah habis.
Tapiiiii, mas Keeeeef, saya lebih suka versi pertama cerita Kolibri ini, yang dimuat di Anita Cemerlang dulu sekali itu. Bukan yang dimuat di Femina yang sudah versi dewasa ituuuuuuh!!

Salam kolibri,
Riana

11:17 AM  
Blogger dong dong23 said...

moncler jackets uk
coach outlet
christian louboutin
fitflops
tiffany and co
christian louboutin pas cher
ray ban sunglasses
canada goose outlet
timberland boots
louis vuitton outlet
201612.24wengdongdong

4:20 PM  

Post a Comment

<< Home