Thursday, September 18, 2008

Cut Mini sebagai Ibu Muslimah

Belum selesai demam buku Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, tak lama lagi filmnya akan beredar di seluruh negeri sejak akhir September 2008. Film Laskar Pelangi akan dipertunjukkan pertama kali untuk wartawan pada tanggal 25 September 2008 di EX-Teater, Plaza Indonesia.

Siapa yang menjadi tokoh sentral dalam film untuk semua umur itu? Tentu Ibu Muslimah, guru 10 anak SD Muhammadiyah Desa Gantung, Belitong. Anak-anak itulah, terutama Harun, sebagai murid ke-10, menjadi penyelamat keberadaan sekolah yang bangunannya nyaris roboh itu. Ibu Muslimah yang mengajar dengan penuh kasih sayang walau dengan gaji 15 kg beras sebulan, telah memukau Ikal (tokoh Andrea Hirata dalam novel) untuk menuliskan pengalamannya sebagai persembahan khusus.

Pertanyaan berikutnya, siapa pemeran Ibu Muslimah dalam film Laskar Pelangi? Ini dia: Cut Mini! Melalui seleksi  casting, akhirnya Cut Mini berhasil terpilih menjadi Ibu Muslimahpalsu”, demikian istilah yang dipergunakan oleh adik Cut Rizki Theo ini. Kepiawaian berdialek Melayu itu barangkali salah satu faktor “keberuntungan”-nya.

Debut Cut Mini sebelumnya dalam film Arisan! (2002) garapan Nia Dinata, dilanjutkan dengan mini-seri Arisan! untuk televisi. Ia yang dikenal sangat cerewet, suka becanda, dan lincah dalam bergerak, agak jauh dari gambaran Ibu Muslimah sebagai pendidik yang tampaknya sangat serius. Film Tri Mas Getir adalah salah satu contoh cerita komedi paling baru yang pas dibintanginya.

”Bagaimana perasaan anda ketika harus memerankan Ibu Muslimah?” tanya seorang peserta diskusi ketika Cut Mini dihadirkan dalam peluncuran buku Laskar Pelangi The Phenomenon beberapa hari lalu.

”Bagaimana, ya? Ibu Muslimah itu seorang guru yang saat ini dicintai oleh banyak guru di Indonesia. Ia menjadi sosok teladan. Sementara saya lebih dikenal sebagai komedian. Ya, pertama saya berterima kasih telah dipercaya untuk memerankannya. Kedua, ada beban sangat berat untuk mewakili sosoknya dalam film itu. Alhamdulillah saya dapat menjalaninya.”

Cut Mini mengaku baru bertemu secara resmi dengan Ibu Muslimah di Belitong pada hari keempat shooting. Tentu sebelumnya dia harus banyak meraba-raba. Membaca skenario sampai 10 kali untuk menghayati perannya. ”Tetapi saya pernah melihat senyum Ibu Muslimah yang manis dan tulus waktu kesempatan uji kamera. Saat itu saya sudah mengenakan pakaian bergaya Ibu Muslimah.”

Bagi Cut Mini, ini film yang sangat mengesankan. Selain diangkat dari sebuah novel memoar yang bagus dan laris (telah terjual hampir sejuta copy), film ini digarap oleh sutradara Riri Riza dengan produser Mira Lesmana. Ketika hadir dalam acara selamatan menjelang shooting, Cut  Mini terbata-bata dan air matanya meleleh saat mendapat giliran bicara. ”Mungkin spirit Ibu Mus telah masuk ke dalam jiwa saya. Sungguh saya rindu, ingin segera menemui anak-anak saya di Belitong...” demikian ujarnya.

”Adakah scene paling sulit yang dialami oleh Cut Mini?” seorang audiens lain bertanya.

Dengan mantap dan pasti, Cut Mini menjawab: ”Ada. Scene 68!”

Rupanya scene itu merupakan adegan ketika ada seorang guru hendak pamit untuk mendapatkan penghasilan lebih besar di luar Muhammadiyah. Adegan yang dimulai dari dalam kelas sampai keluar kelas itu sangat menguras emosi. Dalam latihan sudah bagus, namun ketika pengambilan gambar, tak seorang pun yang mendapatkan feel-nya. Scene itu diulang sampai 3-4 kali.

”Setiap saya baca jadwal dari asisten sutradara, ada pengambilan gambar untuk scene 68, sudah grogi duluan. Apalagi ketika diminta mengenakan baju kebaya biru, ada semacam trauma, karena akan mengalami acting paling sulit.” Cut Mini mengaku.

Cut Mini lahir 30 Desember 1973. Film terbarunya, Kawin Kontrak, baru saja selesai berproses. Sebentar lagi akan sibuk dengan kegiatan promosi di berbagai kota, tentu sebagai ”Ibu Muslimah”, bersama peredaran film Laskar Pelangi.

”Jadi saya belum punya rencana lain dalam waktu dekat ini. Satu per satu diselesaikan dulu,” ujarnya mengakhiri percakapan.

(Kurnia Effendi)

 

5 Comments:

Blogger Binhad said...

Muslim dan Muslimah harus mesra, Mas. Tak boleh bertengkar atau berseteru. Kalau bisa sering foto bareng juga hehe

12:51 PM  
Blogger Kurnia Effendi said...

hehehe, sudah pulang dari Korea? Cerita dong...

11:15 PM  
Blogger Binhad said...

Selamat Hari Raya Idul Fitri.
Mohon maaf lahir dan batin.

Saya masih di Korea sampai akhir tahun ini. Sampai jumpa lagi

11:30 AM  
Blogger chenlina said...

chenlina20160505
air jordan 13
christian louboutin outlet
cheap jordan shoes
louis vuitton
michael kors outlet
ray bans
michael kors
burberry outlet
nike air jordan
kobe 11
juicy couture
true religion
nike uk
air max 90
replica watches
ray ban sunglasses
longchamp bags
ray ban sunglasses outlet
jordan 11 concord
fitflop sandals
coach outlet
oakley sunglasses cheap
louis vuitton outlet
adidas originals
basketball shoes
true religion sale
tiffany and co
nfl jerseys wholesale
ugg boots
louis vuitton purses
christian louboutin sale
ray ban sunglasses
cheap nfl jerseys
coach outlet
nike roshe flyknit
lebron james shoes 13
cheap air jordans
coach factorty outlet
louis vuitton outlet
polo ralph lauren outlet
as

9:10 AM  
Blogger Zheng junxai5 said...

zhengjx20160706
montblanc pen
louis vuitton handbags
lebron 12
coach factory outlet online
air max
abercrombie and fitch
tory burch shoes
hollister clearance
ralph lauren
louis vuitton outlet online
coach outlet online
coach factory outlet
michael kors outlet online
coach factory outlet online
coach factory outlet online
jordan 11
louis vuitton
ralph lauren polo
adidas factory outlet
louis vuitton handbags
louis vuitton outlet
christian louboutin wedges
kd 7 shoes
adidas uk
fitflop shoes
coach outlet store online clearances
cheap basketball shoes
louis vuitton bags
coach factory outlet
lebron james shoes 13
coach outlet online
cheap ray ban sunglasses
adidas yeezy
adidas running shoes
christian louboutin outlet
cheap oakleys
designer handbags
ray ban sunglasses uk
ralph lauren outlet

2:01 PM  

Post a Comment

<< Home